31 Tanaman Hias Aquarium Paling Populer

Seringbaca.com –  Salah satu cara untuk mempercantik aquarium adalah dengan menambahkan tanaman hias aquarium. Tanaman tersebut berfungsi sebagai pemasok oksigen sekaligus menyediakan makanan bagi ikan.

Tanaman hias aquarium jenisnya sangat banyak. Anda direkomendasikan untuk memilih tanaman yang tidak terlalu besar, sehingga ikan yang hidup di aquarium bisa berenang bebas.

Kehadiran tanaman di aquarium akan menciptakan lingkungan seperti habitat aslinya. Dengan demikian, ikan dapat hidup nyaman dan tidak mengalami stres.

Tanaman juga dapat membantu mengontrol suhu. Biasanya sumber cahaya dari lampu menyebabkan suhu di air meningkat.

Selain itu, tanaman air akan membantu menjaga air tetap bersih. Kondisi tersebut sangat bagus untuk kesehatan dan perkembangan ikan.

31 Jenis Tanaman Hias Aquarium

1.     Water Wisteria

Hasil gambar untuk Water Wisteria

Pemilik nama ilmiah Hygrophila difformis merupakan bagian dari keluarga Acanthus. Asal mulanya dari India, Bangladesh, Nepal, dan Bhutan.

Daun tanaman berbentuk renda yang tinggi, sehingga mampu menciptakan aksen hijau di aquarium. Pantas saja banyak yang menjadikannya sebagai pelapis lantai aquarium.

Pertumbuhan dan perawatan tanaman sangat mudah serta akan tumbuh dengan baik pada suhu 23-27° C dan pencahayaan medium. Tingginya sekitar 20-50 cm dan lebarnya 15-20 cm.

2.     Amazon Sword

Hasil gambar untuk Amazon Sword

Amazon sword adalah salah satu anggota genus Echinodorus yang paling terkenal. Di pasaran, Anda akan menjumpai tanaman dalam dua macam, yaitu berdaun sempit dan lebar.

Tanaman ini cukup tinggi bentuknya mirip pedang, sehingga memiliki nama populer “Pedang Amazon”. Tanaman sangat bagus diaplikasikan di aquarium karena bisa digunakan sebagai tempat yang nyaman untuk persembunyian ikan.

Tingginya mencapai 50 cm sehingga biasanya diletakkan di bagian belakang secara berkelompok. Suhu yang baik untuk pertumbuhan adalah 22-27° C.

Demi menjaga penampilannya tetap bagus, tanaman memerlukan cahaya lampu sekitar 8-10 jam setiap harinya. Hal ini dikarenakan apabila kebutuhan cahaya tidak tercukupi, maka daun akan berubah warna.

Sebaiknya aquarium diletakkan tidak jauh dari jendela atau area yang terpapar sinar matahari. Tujuannya adalah membantu proses fotosintesis dari Amazon sword.

3.     Java Moss

Hasil gambar untuk Java Moss

Java moss lebih banyak tumbuh di akar, batu atau kayu apung. Di aquarium tumbuh di bagian bawah, sehingga bisa melindungi bayi ikan dari ikan-ikan besar yang bersifat kanibal sekaligus sebagai sumber makanan.

Keluarga Hypnaceae ini tidak memerlukan banyak perawatan karena mampu hidup dengan pencahayaan rendah, sedang hingga tinggi. Suhu yang cocok adalah 23-32° C.

4.     Java Fern

Hasil gambar untuk Java Fern

Tanaman ini  memiliki daun yang panjang berwarna hijau. Pada umumnya ditanam di belakang sebagai latar.

Java fern hanya memerlukan cahaya dengan tingkat rendah untuk mendukung pertumbuhan. Biasanya ditanam pada suhu antara 20-27° C.

Varietasnya sangat banyak, yaitu berdaun trident, sempit dan windelov. Di pasar internasional, tanaman kelompok paku asal Pulau Jawa ini laku keras, karena cara menanamnya sangat mudah.

Anda tidak perlu menancapkan bagian akar ke substrat untuk menanamnya. Namun, cukup diletakkan di atasnya maka dapat tumbuh menjadi tanaman utuh.

5.     Aponogeton Ulvaceus

Hasil gambar untuk Aponogeton Ulvaceus

Banyak keunikan yang dimiliki tanaman hias aquarium dari Negara Madagaskar bernama Aponogeton ulvaceus. Keunikan terletak pada daunnya yang spiral atau memelintir.

Baca Juga :  Jenis Sayuran Hidroponik Serta Kelebihan dan Kekurangannya

Warnanya yang hijau dapat menciptakan pemandangan di aquarium tampak lebih asri dan segar. Tanaman memiliki panjang 60 cm, sehingga sangat disarankan untuk dijadikan hiasan di sebelah belakang.

6.     Anubias Nana

Hasil gambar untuk Anubias Nana

Ciri khas tanaman ini adalah daunnya hijau gelap dan berukuran lebih kecil dibandingkan keluarga Anubias lainnya. Pertumbuhannya bertahap dan terjadi secara perlahan-lahan.

Anda dianjurkan untuk langsung menempatkannya di area yang teduh di aquarium setelah membelinya. Pastikan juga bagian bawah akar tetap utuh dan tidak dicabut.

Tanaman ini harganya sangat mahal karena langka dan dahulu hanya ada di beberapa negara saja, yaitu Kamerun, Nigeria Timur, dan Bioko di daerah Afrika Barat.

Namun, Anda jangan khawatir karena kini di Indonesia sudah ada. Tanaman sepanjang 15 cm dengan daun lebar sangat menguntungkan karena ikan dapat bersembunyi di bawahnya.

Tanaman mampu hidup di air bersuhu 22-28° C. Biasanya diletakkan di bagian sudut karena berkaitan dengan fungsi utamanya untuk meningkatkan nilai estetika aquarium.

7.     Hornwort

Hasil gambar untuk Hornwort

Hornwort juga populer dengan nama Coontail dan di Indonesia lebih akrab disapa lumut tanduk. Keistimewaan tanaman hornwort adalah gampang beradaptasi, sehingga mampu bertahan di berbagai macam kondisi air.

Apalagi cara menempatkannya di aquarium juga mudah. Anda dapat membeli dalam bentuk cup atau bisa di pot dengan ukuran kecil agar muat untuk diletakkan di dasar aquarium.

8.     Marimo Moss Ball

Hasil gambar untuk Marimo Moss Ball

Marimo moss ball aslinya tidak termasuk lumut maupun tanaman sejati, meskipun namanya moss. Namun, merupakan kelompok algae Cladophora dengan bentuk sangat imut.

Tanaman hias aquarium ini sangat direkomendasikan untuk Anda tanam karena gampang dipelihara dan harganya terjangkau. Sebagian besar orang membelinya dalam jumlah banyak dan diletakkan di tank.

9.     Ludwigia Repens

Hasil gambar untuk Ludwigia Repens

Tanaman berbunga yang satu ini tergolong dalam keluarga evening primrose atau creeping primrose-willow. Bentuknya tidak hanya cantik namun warnanya juga sangat menarik.

Tanaman asal Amerika ini batangnya merayap sampai 30 cm, sedangkan panjang daunnya 40 cm yang tersusun secara berlawanan. Apabila sudah terlalu panjang, maka bisa langsung dipotong tanpa harus diberi perlakuan tertentu.

10.  Giant Hairgrass

Hasil gambar untuk Giant Hairgrass

Daun giant hairgrass tipis dan panjang hampir mirip rambut. Tanaman biasanya tumbuh menjalar ke atas sampai 40 cm.

Biaya perawatannya tidak mahal. Ukurannya panjang sehingga bisa Anda manfaatkan sebagai penutup untuk pipa, pemanas dan perangkat lain yang terdapat di aquarium.

11.  Jungle Vallisneria

Hasil gambar untuk Jungle Vallisneria

Anggota dari tapegrass ini memiliki tinggi hingga ratusan sentimeter. Sering kali tumbuh melebihi aquarium sehingga kondisi ini justru menguntungkan, karena dapat melindungi ikan-ikan yang bersifat pemalu.

12.  Staurogyne Repens

Hasil gambar untuk Staurogyne Repens

Anggota famili Acanthaceae ini merupakan tanaman dari Sungai Cristalino, Amerika Selatan. Tanaman sangat kuat dan perawatannya juga mudah.

Anda harus memotong bagian tunas tegak ketika akan menanamnya. Pada kondisi cahaya redup, akan merangsang terbentuknya tunas samping baru dan pertumbuhannya cenderung lebih tegak.

13.  Cryptocoryne Lutea

Hasil gambar untuk Cryptocoryne Lutea

Perawatan Cryptocoryne lutea tidak ribet dan mudah tumbuh, sehingga dianjurkan untuk dipelihara di aquarium. Selain itu, bisa tumbuh di berbagai jenis substrat tanpa memberi karbondioksida lagi.

Namun, pertumbuhannya lambat yaitu memerlukan waktu sekitar 3 bulan. Di Indonesia harganya dipatok 200-300 ribu rupiah setiap satu tanaman.

14.  Pakis Lidah

Hasil gambar untuk Pakis Lidah

Pakis lidah muncul dari bagian rimpang. Proses penyerapan nutrisi terjadi melalui akar dan daun.

Pertumbuhan sangat optimal jika pencahayaan menyebar. Keistimewaannya adalah mampu tumbuh di air, meskipun tidak diberi tambahan pupuk maupun karbondioksida.

15.  Aponogeton Crispus

Hasil gambar untuk Aponogeton Crispus

Ciri-ciri Aponogeton crispus adalah daunnya keriting dan hanya membutuhkan tingkat cahaya rendah. Bagi pemula bisa menumbuhkan tanaman ini terlebih dahulu sebelum mencoba tanaman hias aquarium lain yang lebih sulit.

Caranya Anda beli bagian bulb kemudian diletakkan pada substrat di aquarium. Dalam waktu singkat, dari bulb tersebut akan tumbuh tunas daun muda.

Baca Juga :  Jenis Tanaman Hias Hidroponik Untuk Memperindah Rumah

Harganya pun hanya 20-50 ribu rupiah saja, sangat murah, bukan? Lain halnya dengan harga Aponogeton Madagaskar yang merupakan saudaranya bisa mencapai ratusan ribu.

16.  Cryptocoryne Wendtii

Cryptocoryne wendtii juga cukup populer di antara tanaman hias aquarium lainnya. Tanaman berwarna hijau kecoklatan ini harganya cukup murah dan mudah untuk dipelihara.

Spesies asal Sri Lanka ini tergolong jenis crypt yang tidak membutuhkan pasokan karbondioksida maupun pupuk cair tambahan.

Keuntungan menanamnya adalah bisa tumbuh di semua media tanam dengan berbagai macam kondisi cahaya. Menariknya lagi, jenisnya juga beragam ada yang coklat, hijau, dan merah, sehingga aquarium Anda semakin terlihat cantik.

17.  Bacopa Sp Colorata

Bagian tanaman yang sangat unik terdapat pada warna daun yang mana perkembangannya tidak pasti. Apabila Anda perhatikan dengan seksama, daunnya tampak hijau kebiruan atau hijau kebiruan.

Tata letaknya bisa di sudut atau tengah-tengah aquarium, kemudian diberi beberapa jenis hiasan lain. Agar tanaman dapat tumbuh maksimal, maka Anda harus mengatur cahaya sedang dan jumlah karbondioksida yang cukup.

18.  Sagittaria

Sagittaria mempunyai daun runcing-runcing, perawatannya sangat simpel dan pertumbuhannya mudah. Apalagi Anda dapat mengatur sendiri ukuran tanaman.

Jika menghendaki tanaman kecil maka Anda beri cahaya kuat, sedangkan untuk membuat tanaman tinggi dapat dirangsang dengan cahaya lemah.

Terkadang tanaman tumbuh terlalu subur sehingga anakannya akan tersebar di mana-mana. Apabila dijumpai banyak tunas kecil, Anda bisa mengambilnya lalu ditanam di area yang diinginkan.

19.  Cryptocoryne Beckettii

Cryptocoryne beckettii juga masuk dalam deretan tanaman hias aquarium dengan wujud sangat indah. Alhasil, sangat tepat untuk menghias aquarium.

Suhu yang bagus untuk membantu pertumbuhan yaitu 20-30° C. Pencahayaan lebih fleksibel yaitu antara sangat rendah hingga tinggi.

20.  Lilaeopsis

Tanaman yang memiliki bentuk seperti rumput ini bisa tumbuh sepanjang 5 cm dan penyebarannya cepat. Suhu lingkungan yang bagus untuk tempat hidup Lilaeopsis adalah 23-29° C.

Sedangkan, cahaya lampu yang dibutuhkan tingkat menengah. Fungsi tanaman adalah untuk menutup lantai pada aquarium dan tempat perlindungan ikan-ikan yang masih bayi.

21.  African Water Fern

Bentuk morfologinya adalah daun memanjang dan terdapat di satu tangkai. Anda dianjurkan untuk meletakkannya di sudut aquarium agar tampak lebih indah.

Tampilannya yang menarik membuatnya selalu tampil sebagai background aquarium. Pemeliharaannya tidak sulit, Anda atur suhu di dalam aquarium 20-27° C.

Selanjutnya, tidak perlu menambahkan pencahayaan yang tinggi karena tetap bisa tumbuh meskipun berada di lingkungan minim cahaya. Java fern dapat Anda padukan agar penampilan aquarium semakin indah.

Warna tanaman hijau tua dan biasanya akan melekat di batu, sehingga banyak dimanfaatkan untuk dekorasi aquarium  di sisi belakang. Selain itu, berfungsi menutupi berbagai tanaman yang ada di bawahnya dan sebagai spot persembunyian bagi ikan.

22.  Vallisneria

Dulunya Vallisneria hanya dijumpai di Afrika Utara dan Eropa saja akan tetapi saat ini sudah menyebar hingga ke daerah tropis seperti Indonesia. Di pasaran, Anda akan menemukan 3 macam spesies dari Vallisneria.

Daunnya memanjang seperti pada padi namun lebih lentur dan tipis. Panjangnya beragam dari 30 cm hingga 1 m, sedangkan lebarnya kurang lebih 1,27-2,54 cm.

Khusus untuk Vallisneria spiralis, daunnya berbentuk melintir hampir seperti spiral. Metode perbanyakannya menggunakan runner, yaitu sebuah tunas yang tumbuh di ujung akar.

23.  Green Tiger Lotus

Banyak keuntungan yang akan Anda dapatkan jika menanam green tiger lotus. Pasalnya, selain bentuknya yang menarik dengan daun melebar, perawatan sehari-harinya juga cukup mudah.

Kondisi lingkungan yang pas untuk tumbuh kembang tanaman adalah air dengan kisaran suhu 22-28° C dan pencahayaan moderat. Selain berfungsi sebagai background juga bagus untuk dijadikan persembunyian.

Baca Juga :  Gurihnya Peluang Usaha Hidroponik Yang Bisa Mendatangkan Banyak Keuntungan

24.  Dwarf Baby Tear

Dwarf baby tear adalah jenis tanaman hias aquarium paling kecil, sehingga sering diletakkan di sisi bawah aquarium. Jika Anda tanam dalam jumlah banyak, bentuknya menyerupai rerumputan.

Dengan demikian, Anda dapat menggunakannya untuk membuat konsep aquarium dengan berbagai tema. Apalagi harganya tergolong murah, cara mendapatkannya mudah, begitu pula dengan pertumbuhannya.

Suhu terbaik untuk dwarf baby tear adalah 22-23° C. Saat tanaman kekurangan cahaya, maka akan tumbuh ke atas guna mencari sumber cahaya.

25.  Spatterdock

Spatterdock mempunyai banyak nama, yaitu Nuphar sp, Japanese spatterdock, dan Cow liliy. Awalnya memang banyak tumbuh di Jepang, namun kini telah tersebar di berbagai sudut Pulau Jawa.

Tanaman bisa tumbuh sampai 20 cm. Daunnya sangat menawan, berwarna hijau, mirip seperti bentuk jantung namun memanjang dan bertekstur lembut.

26.  Varen

Varen atau Synnema triflorum merupakan tanaman khas Indonesia yang area persebarannya hingga ke Asia Tenggara.

Pertumbuhannya sangat cepat bahkan sampai 50 cm. Daunnya hijau muda dan berbentuk menjari mirip daun pepaya.

27.  Elodea Densa

Struktur tubuh Elodea densa hampir sama dengan cabomba, namun bentuk dari daunnya berbeda. Daunnya lanset, pendek, bentuknya kecil yang tumbuh di sekitar ruas.

Ruas-ruasnya rapat dan masing-masing terdiri atas 4 helai daun. Panjang dari tanaman asli Argentina ini sekitar 3-4 meter.

28.  Bacopa Caroliniana

Jika Anda menginginkan tanaman hias aquarium yang bertangkai, maka memilih Bacopa caroliniana adalah keputusan yang tepat.

Daunnya unik, berukuran kecil dan agak membulat. Tanaman dapat tumbuh dengan cahaya minimum, tidak perlu tambahan karbondioksida.

Namun, masih harus diberi pupuk cair dan jika menghendaki daun berwarna kemerahan maka bisa ditambahkan zat besi.

Saat tanaman mulai tumbuh menuju ke atas, biasanya daun di bagian bawah akan gugur perlahan. Pada kondisi ini, bagian atas bisa dipotong untuk ditanam lagi.

29.  Cabomba

Ada dua jenis cabomba di dunia yang dibedakan berdasarkan atas bentuk bunga dan warna daunnya. Pertama, daun hijau dan berlapis ungu serta bunganya juga berwarna ungu.

Kedua, bunga cabomba kuning dan daunnya hijau muda. Pada batangnya terdapat ruas-ruas yang mana di setiap ruas tumbuh daun hijau dengan bentuk jarum.

Cara perbanyakannya begitu mudah, bagian batang muda Anda potong menjadi beberapa ruas. Pertumbuhannya sangat cepat sehingga akan tampak berdesak-desakan.

30.  Telanthera Lilacina

Telanthera lilacina juga dikenal dengan nama red telanthera akibat daunnya yang berwarna merah tua hingga keunguan. Bentuknya lonjong dan ujungnya meruncing.

Tanaman setinggi 30 cm ini  akan membuat aquarium semakin berwarna. Sebagai informasi tambahan, perawatannya tidak begitu sulit.

31.  Eleocharis Parvula

Tanaman aquascape yang juga disebut dwarf hair grass mempunyai bentuk panjang menyerupai rumput, sehingga difungsikan untuk alas.

Suhu optimal pertumbuhan antara 22-25° C. Sebaiknya aquarium sesekali ditempatkan di area yang terkena matahari agar proses pertumbuhannya baik.

Diharapkan adanya tanaman hias aquarium, pertumbuhan ikan semakin baik. Selain itu, ikan selalu merasa nyaman meskipun hidup di ekosistem buatan, yaitu aquarium. Dari daftar di atas, Anda bisa memilih tanaman mana yang cocok untuk aquarium kesayangan Anda.

 

Baca Artikel yang berkaitan dengan Tanaman Hias :

You May Also Like