15 Tanaman Hias Akar yang Cantik dan Artistik

Seringbaca.com – Biasanya tanaman disenangi karena bunganya yang cantik atau daunnya yang berbentuk unik. Namun, ternyata tanaman hias akar digemari karena keunikan bentuk akarnya.

Oleh karena itu, Anda dapat memanfaatkannya untuk mempercantik rumah. Tanaman hias akar ini termasuk golongan tanaman yang dikerdilkan.

Kelebihan tanaman adalah bonggol akarnya besar dan meliuk-liuk. Selain itu, bentuk dan warna dari bunga maupun daunnya sangat cantik.

Tampilannya yang cantik dan menawan menjadi daya tarik tersendiri bagi seseorang untuk memilikinya. Tidak heran jika banyak orang yang memilih tanaman hias tersebut untuk mendekorasi di lingkungan rumah, seperti kolam, kebun, taman, dan lain-lain.

15 Daftar Tanaman Hias Akar

1.     Tanaman Hias Akar Adenium

Hasil gambar untuk Adenium

Asal mula adenium adalah dari Asia Barat dan Afrika yang tumbuh di daerah gurun pasir kering. Banyak masyarakat yang memberi nama desert rose atau mawar padang pasir.

Penamaan Adenium sendiri karena salah satu habitatnya terletak di Ibukota Yaman, yaitu Kota Aden. Di Indonesia lebih dikenal sebagai kamboja jepang.

Berdasarkan klasifikasi ilmiahnya, kamboja adalah kelompok plumeria dan hubungan kekerabatannya sangat jauh dengan adenium. Namun, orang Indonesia sudah terlanjur menyebutnya kamboja jepang.

Akarnya sangat menarik karena bentuknya menggembung atau disebut bonggol yang berfungsi untuk menyimpan cadangan air dan makanan.

Hal ini merupakan salah satu mekanisme adaptasi terhadap lingkungan karena habitat aslinya di daerah pegunungan. Semakin tua usianya, maka bentuk akarnya justru semakin unik.

Namun, bentuk akar tersebut hanya dapat Anda saksikan ketika proses penanamannya melalui biji dan bukan dengan cara stek. Alhasil, adenium yang tumbuh dengan metode stek harganya jauh lebih murah karena akarnya tidak mampu berkembang membentuk bonggol.

Oleh karena itu, akar sangat menentukan harga jualnya. Selain akarnya yang khas, adenium juga memiliki bunga yang sangat indah, sehingga banyak ditanam di pot sebagai tanaman hias.

Dari ribuan varietas yang ada, masing-masing mempunya warna bunga spesifik. Demi mendapatkan tanaman yang cantik, tidak sedikit orang mengokulasi tunas suatu varietas ke varietas yang lain, sehingga dihasilkan beragam jenis bunga dalam pohon yang sama.

2.    Tanaman Hias Akar Canarium Spp

Hasil gambar untuk Canarium Spp

Canarium spp atau pohon kenari adalah tanaman hias akar yang telah dipelihara banyak orang. Jenis akarnya sangat kuat sehingga mampu menopang tubuhnya yang berat.

Habitat asalnya dari Papua dan Maluku. Tanaman memiliki kemampuan untuk tumbuh di dataran tinggi maupun dataran rendah.

Penyebaran biji yang terletak di dalam buah terjadi secara alami. Biasanya dibantu oleh hewan-hewan yang memakan biji-bijian, seperti kelelawar, burung, dan tupai.

3.     Tanaman Hias Akar Beringin

Hasil gambar untuk Beringin

Beringin atau Ficus benjamina tergolong dalam suku Moraceae. Dulunya, ukuran tanaman sangat besar namun seiring waktu berjalan mulai dilirik untuk dijadikan sebagai hiasan di sekitar rumah.

Biasanya dikemas di pot berwujud bonsai, caranya akar dimodifikasi hingga terbentuk banyak model-model yang mengandung unsur seni. Namun, untuk perawatannya dibutuhkan ketelatenan dan ketelitian sehingga harga jualnya dibanderol sangat mahal.

Pohon yang dipakai sebagai lambang partai Golongan Karya ini mempunyai akar gantung yang unik. Pasalnya, ketika akar tersebut telah menyentuh tanah, maka akan mengembang sehingga tampak lebih artistik.

Baca Juga :  Cara Menanam Hidroponik Mudah dan Lengkap untuk Pemula

Saat ini telah hadir beringin bonsai berdaun loreng yang banyak dipakai untuk menghias ruangan. Beringin juga mengandung nilai budaya bagi masyarakat Indonesia.

Beringin dianggap sebagai tanaman suci yang mana di bawahnya sering diberi sesaji, karena dipercaya mengandung kekuatan magis. Namun, tidak ada yang menyangka jika pohon yang dianggap angker dan dijauhi ini sekarang banyak dipuja karena kecantikannya.

4.     Tanaman Hias Akar Bougenville

Hasil gambar untuk Bougenville

Jika dilihat sekilas, justru bunganya yang terang dan rimbun menjadi daya tertarik bagi siapa pun yang melihatnya. Tidak sedikit pula yang memberi julukan sebagai tanaman bunga kertas yang tipis.

Bunganya cerah dan cantik ada yang berwarna ungu, orange, putih, dan merah muda. Bunga muncul dari ujung ranting maupun bagian ketiak daun.

Namun, faktanya akar dari bougenville juga memiliki keunikan yang menjadikannya tampil dalam daftar tanaman hias akar di dunia dan dikerdilkan.

Terlebih akar bisa didesain muncul di permukaan tanah sehingga meninggalkan kesan eksotis. Sistem perakarannya tunggang sehingga sangat kuat dan bisa dibentuk sebuah model akar, yang seolah-olah mencengkram benda atau batu yang berada di bawahnya.

Batangnya berkayu dengan tekstur keras, bercabang-cabang dan warnanya coklat. Bougenville membutuhkan sinar matahari cukup demi melangsungkan kehidupannya.

Di Indonesia tumbuh dengan sangat baik, karena mempunyai iklim tropis yang sama dengan daerah asalnya, yaitu Amerika Selatan.

Perkembangbiakannya dengan berbagai cara, yaitu cangkok, stek batang atau okulasi. Selain berperan sebagai tanaman penghias, bougenville juga kaya akan manfaat karena bisa mengobati berbagai macam penyakit.

5.     Tanaman Hias Akar Ulmus Cina

Hasil gambar untuk Ulmus Cina

Ulmus Cina adalah nama lain dari Ulmus lancaefolia. Tanaman berkayu keras ini oleh orang barat sering disebut Elm.

Elm bisa hidup negara-negara yang beriklim pegunungan tropis, sedang dan subtropis seperti di Eurasia, Indonesia, dan Amerika Tengah. Di Indonesia banyak dijumpai di sekitar Pantai Selatan hingga Pantai Utara Pulau Jawa.

Batang utamanya kokoh dan berukuran besar sehingga tidak mudah patah. Ukuran daunnya agak besar dan lebat.

Di Jepang, orang-orang yang senang dengan bonsai selalu melestarikan Elm karena sangat indah, walaupun ditanam biasa tanpa dibentuk bonsai terlebih dahulu.

Apabila ditanam di suatu lahan maka akan tumbuh hingga 10 m lebih. Tanaman ini bisa ditanam juga di pot, namun desainnya harus dipilih yang sesuai agar lebih enak untuk dipandang.

Hal inilah yang membuatnya menjadi salah satu model tanaman hias akar yang sangat menarik. Perawatannya cukup mudah dan lebih tahan terhadap berbagai kondisi cuaca maupun lingkungan.

6.     Tanaman Hias Akar Azalea

Hasil gambar untuk Azalea

Bonsai Azalea sangat disukai para penggemar tanaman hias karena mempunyai bunga yang sangat lebat. Apalagi jika tumbuh di lingkungan yang sesuai, misalnya di daerah pegunungan.

Azalea sangat populer di dunia karena terdiri dari 50 spesies lebih dengan berbagai variasi warna dan juga bentuk bunga.

Bagian yang sangat mencolok adalah bunganya. Padahal akarnya berpotensi untuk dikreasikan menjadi beberapa bentuk, sayangnya orang-orang belum banyak yang mengetahuinya.

Tanaman dari Jepang ini tergolong perdu dengan batang yang sangat khas. Batang biasanya dimanfaatkan sebagai media perbanyakan dengan cara stek.

Selain itu, Anda dapat menanam dari bibitnya langsung atau bisa juga dengan pencangkokan. Proses untuk penanaman hingga perawatannya cukup mudah.

Anda tambahkan pupuk secara berkala guna memenuhi kebutuhan nutrisi, kemudian dilakukan penyiraman dan penyiangan. Apabila Anda merawatnya dengan baik, maka akan terlihat menarik sehingga  meningkatkan nilai jual tanaman.

Misalnya Anda rutin memotong beberapa area di akar untuk mengontrol dan mengatur pertumbuhannya sehingga tidak terlalu lebat. Dengan demikian, tanaman tumbuh baik dan optimal.

Jika akar tidak dipotong akan beresiko mengancam pertumbuhan tanaman akibat tidak mendapat pasokan nutrisi yang cukup. Selain itu, penampilan menjadi kurang rapi dan terlihat kurang artistik.

Baca Juga :  Nutrisi Tanaman Hidroponik Organik dan Alami

7.     Tanaman Hias Akar Juniperus Chinensis

Hasil gambar untuk Juniperus Chinensis

Juniperus chinensis adalah sejenis cemara dari negara-negara seperti Korea, Mongolia, Jepang, dan Tiongkok. Kemampuannya dalam beradaptasi pada tanah yang berpasir, tanah keras dan tingginya intensitas cahaya matahari membuatnya bisa dibuat bonsai.

Di Indonesia, Juniperus chinensis termasuk dalam jajaran bonsai yang sangat terkenal. Banyak juga yang telah mengembangkan dan membudidayakannya.

Hal ini dikarenakan tanaman cemara ini memiliki banyak kelebihan. Beberapa di antaranya adalah umurnya hingga ribuan tahun, daunnya hijau dan kecil-kecil sehingga menambah daya tarik, kayunya keras dan banyak memiliki cabang dengan ruas pendek.

Akarnya sangat kuat dan menyebar sehingga mampu menyangga tanaman dengan baik. Kabar baiknya adalah Anda bebas mengekspresikan kreativitas, karena bisa diubah menjadi bonsai dengan berbagai genre yang ada.

8.     Tanaman Hias Akar Ficus Virens

Hasil gambar untuk Ficus Virens

Anggota genus Ficus yang satu ini banyak terdapat di kawasan Asia Tenggara dan India. Masyarakat khususnya di Indonesia memberi nama ara putih.

Selain mempunyai akar-akar yang menyuguhkan pemandangan menarik, ternyata buahnya dapat Anda makan. Akarnya melilit di batang pohon.

Proses tumbuhnya daun hingga tua dan akhirnya gugur menyebabkan terjadinya perubahan warna pada akar. Hal ini juga yang menjadi salah satu alasan mengapa Ficus virens  dikerdilkan.

9.     Tanaman Hias Akar Curtain Ivy

 

Hasil gambar untuk Curtain Ivy

Curtain ivy adalah tanaman hias akar yang sangat mempesona dan menawan. Bagaimana tidak, pemandangan rumah Anda akan tampak hijau dan segar sehingga menyejukkan mata.

Ciri uniknya adalah akarnya panjang dan menganggantung. Warnanya coklat namun di ujungnya kemerah-merahan, sangat serasi jika dipadukan dengan hijaunya dedaunan berbentuk seperti love.

Apalagi teknik menanamnya sangat gampang, yaitu dengan menancapkan batang pada tanah di sekitar area untuk merambat.

10.  Tanaman Hias Akar Ficus Elastica

Hasil gambar untuk Ficus Elastica

Ficus elastica memiliki nama lain karet kebo (Jawa), bak rambong (Aceh), karet merah, rubber plants (Inggris), dan batang kajai (Sumatera Barat) yang sangat cocok untuk dijadikan sebagai bonsai.

Selain Indonesia, negara asalnya juga dari daerah timur laut India, Nepal, Myanmar, Bhutan, dan Cina (Yunnan).

Sebelum metode pengkerdilan tanaman terkenal di masyarakat, tanaman perenial ini tingginya 25-30 m. Tanaman bisa hidup dengan ketinggian sampai 500 mdpl.

Salah satu kelebihan yang ada pada tanaman ini adalah akar dan batangnya bisa diubah sesuai bentuk yang Anda inginkan. Jenis akarnya adalah tunggang dan memiliki akar udara berwarna coklat.

Sedangkan, batangnya berbentuk bulat, tegap dan tipe percabangannya simpodial. Warnanya coklat tua dan permukaan kulitnya jika diraba terasa kasar.

Daunnya termasuk tunggal berseling, berbentuk lonjong yang mana tepinya rata sedangkan bagian pangkal dan ujungnya meruncing. Permukaannya halus dengan tulang daun menyirip.

Lebar daun sekitar 8-15 cm, panjangnya 15-20 cm dan tangkainya pendek. Tanaman ini lengkap karena memiliki buah dengan ciri-ciri bulat, buni, berwarna hijau kehitaman dengan diameter 1-2 cm.

Bijinya putih berbentuk bulat. Sedangkan, bunganya memiliki kelamin satu, berjenis tunggal dengan hiasan dan warna yang begitu indah.

Akar dipotong-potong sehingga terbentuk suatu model tertentu. Setelah itu, akar tumbuh kembali dan menghasilkan perakaran yang unik dan bernilai seni tinggi.

11.  Tanaman Hias Akar Ficus Microcarpa

Hasil gambar untuk Ficus Microcarpa

Ficus microcarpa mempunyai banyak sinonim, yaitu beringin Cina, beringin Melayu, ara tirai, gajamaru (Jepang) dan laurel India. Terkadang dalam proses identifikasi sering kali disebut sebagai Ficus retusa dan Ficus benjamina karena kemiripan bentuk di antara ketiganya.

Berkat ukurannya yang besar, tanaman difungsikan sebagai peneduh. Meski demikian, kini telah beralih sebagai tanaman hias akar karena bentuknya yang dibuat kerdil.

Anda pun dapat meletakkannya di sudut rumah sehingga menciptakan suasana yang lebih indah. Setiap bagiannya, dari daun sampai akar tidak hanya ditampilkan untuk hiasan saja melainkan juga bisa berfungsi mengobati penyakit.

12.  Tanaman Hias Akar Artocarpus Altilis

Hasil gambar untuk Artocarpus Altilis

Tanaman Artocarpus altilis adalah bagian dari famili Moraceae. Negara asalnya adalah Indonesia dan sampai saat ini masih menjadi tanaman favorit setelah jenis Ficus benjamina.

Artocarpus adalah nama ilmiah untuk tanaman sukun yang keberadaannya telah menyebar ke seluruh negeri ini terutama di wilayah yang lembab.

Baca Juga :  Benih Tanaman Hidroponik Diulas Secara Lengkap

Tergolong sebagai tanaman serbaguna, pantas jika sukun mempunyai nilai ekonomis sangat tinggi. Di habitat aslinya, tanaman tumbuh menjulang setinggi 12-15 m dan maksimalnya mencapai 30 m.

13.  Tanaman Hias Akar Punica Granatum

Hasil gambar untuk Punica Granatum

Tanaman delima adalah sebutan umum untuk Punica granatum asal Timur Tengah. Saat ini Anda dapat menemukannya di daerah tropis maupun subtropis.

Anda sangat beruntung tinggal di Indonesia di mana delima dapat tumbuh subur. Salah satu cara untuk menanamnya bisa dengan stek batang.

Alternatif lainnya adalah membeli bibit karena harganya juga relatif terjangkau. Buahnya bisa dimanfaatkan untuk makanan berkhasiat, sehingga digolongkan sebagai tanaman pangan.

Selain buahnya, akarnya juga memiliki potensi dialih fungsikan untuk  tanaman hias akar atau bonsai.

Perannya di dalam kehidupan sehari-hari cukup banyak. Bonsainya sendiri untuk hiasan yang membuat ruangan semakin indah, kemudian buahnya sebagai obat tradisional dan bahan makanan yang kaya akan vitamin.

Penanamannya sendiri dapat memakai pot dan dianjurkan warnanya serasi dengan tanaman. Begitu pula ukuran potnya juga harus seimbang dengan tinggi dan besarnya tanaman.

14.  Tanaman Hias Akar Duranta Erecta

Hasil gambar untuk Duranta Erecta

Di Indonesia, Durenta erecta lebih populer dengan sebutan sinyo nakal. Selain itu, juga dikenal tanaman teh-tehan karena daunnya kuning cerah hingga hijau pekat.

Di habitat asalnya Amerika Tengah, sinyo nakal hanya dianggap sebagai gulma. Panjangnya hingga 6 m.

Pertumbuhannya sangat cepat dan tebal, sehingga Anda harus rajin untuk memangkasnya agar bentuknya tetap cantik.

Bunganya memiliki warna biru sampai ungu. Selain itu, juga terdapat buah berwarna kuning saat muda dan bentuknya bulat-bulat kecil.

Namun, buahnya tidak dapat dikonsumsi karena mengandung racun. Tanaman yang termasuk perdu hias ini umumnya merupakan tanaman pembatas, karena sering digunakan untuk pagar hidup di sekitar rumah.

Kini banyak orang yang lebih tertarik untuk mengemasnya menjadi bonsai. Hal ini tidak hanya didukung oleh bentuk akarnya yang indah, melainkan juga karena bunga, daun, dan buahnya yang menarik.

Perawatan bonsai dari tanaman sinyo nakal tidaklah sulit. Satu hal yang harus Anda perhatikan adalah tanaman memerlukan sinar matahari yang cukup.

15.  Tanaman Hias Akar Acer Palmatum

Hasil gambar untuk Acer Palmatum

Tanaman yang tergabung dalam genus acer ini mempunyai banyak nama panggilan seperti maple kaisar merah, maple Jepang halus, maple Jepang, dan maple palatum. Di Jepang sendiri namanya momiji atau irohamomiji.

Meskipun asalnya dari Negara Sakura, Cina, Korea, dan Mongolia Timur, namun tanaman kayu acer palmatum banyak ditanam di berbagai penjuru dunia. Pasalnya, akarnya cocok untuk dijadikan bonsai dan warna merah muda yang mencolok pada daunnya menarik.

Dengan demikian, sangat bagus untuk dimanfaatkan mendekor pekarangan di rumah. Alhasil, tercipta lingkungan yang asri, sejuk dan nyaman.

Tanaman hias akar jenisnya beragam, Anda dapat memilih sesuai konsep dekorasi yang diinginkan. Bentuk  daun atau warna bunga bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan saat Anda membelinya.

 

Baca Artikel yang berkaitan dengan Tanaman Hias :

You May Also Like